Bahaya! Tidur di Mobil Bisa Bikin Tewas Keracunan, Begini Penjelasannya

Bahaya Tidur dalam Mobil
Waspada, ini bahaya tidur dalam mobil yang menyebabkan kematian. (Pexels)

Sumber utama gas CO dalam kabin mobil adalah sisa pembakaran mesin. Meskipun knalpot dirancang untuk mengarahkan gas buang keluar dari bawah mobil, kondisi tertentu seperti karat pada pipa knalpot dapat menyebabkan kebocoran yang mengarahkan gas buang ke dalam kabin. Jika terjadi lubang pada bodi mobil akibat karat, terutama di bagian bawah mobil, maka gas buang juga dapat masuk ke dalam kabin. Selain itu, karet bodi yang sudah rapuh juga dapat menjadi akses masuk bagi gas CO.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah keracunan gas CO di dalam kabin mobil. Pertama, hindari untuk duduk di dalam mobil dalam jangka waktu lama saat mesin dan AC tetap menyala. Khususnya saat parkir di dalam gedung parkir, garasi, atau ruangan tertutup lainnya. Kedua, jika terpaksa berada di dalam mobil, buka sedikit jendela untuk sirkulasi udara. Namun, hal ini tidak dianjurkan karena risiko keracunan tetap tinggi, terutama jika ada anak kecil atau lansia di dalam mobil.

Ketiga, segera keluar dari mobil jika mulai merasa mengantuk, lemas, atau pusing, terutama jika kondisi tubuh sehat. Jika fisik terlalu lemah, tekan klakson secara berulang-ulang untuk meminta bantuan dari orang di luar mobil.

BACA JUGA: Mengetahui Penyebab dan Cara Mencegah Kebakaran Mobil

Selain itu, servis berkala sangat penting untuk mencegah keracunan gas CO di dalam mobil. Selama servis berkala, semua komponen mobil diperiksa, termasuk kemungkinan kebocoran di dalam kabin mobil dan mesin serta saluran gas buang.

Pemilik kendaraan juga harus memperhatikan ambang batas emisi kendaraan. Ambang batas emisi di Indonesia ditetapkan berdasarkan parameter Karbon Monoksida (CO) sebesar 1,5% Vol dan hidrokarbon (HC) sebesar 200 ppm Vol. Untuk memastikan emisi kendaraan tetap dalam ambang batas, pemilik kendaraan disarankan untuk melakukan uji emisi secara berkala.

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari HaloJabar di Google News