Jamin Keamanan Pengunjung, Karyawan KBM Ecotourism Perhutani Cluster Ciwidey dan Cikole Rutin Ikuti Rapid Tes

  • Whatsapp

HALOJABAR –Bandung, Sejumlah karyawan Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Ecotourism Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten yang bertugas di Cluster Cikole dan Cluster Ciwidey menjalani pemeriksaan rutin rapid test, Senin (30/11).

Hal itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan serta kepercayaan pengunjung wisata pada masa pandemi covid-19.

Pelaksanaan pemeriksaan untuk karyawan Cluster Cikole bekerjasama dengan Klinik Paragi Medika di Cikole Jayagiri Resort, Kamis (3/12).

Sementara untuk karyawan Cluster Ciwidey dilaksanakan bekerjasama dengan Rumah Sakit Unggul Karsa Medika di Patuha Resort, Senin (30/11).

General Manager KBM Ecotourism Agus Mashudi mengatakan bahwa pemerikaan rutin rapid test ini perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan serta kepercayaan pengunjung wisata  terhadap pengelola wisata kelola KBM Ecotourism di masa pandemi covid-19.

Selain itu, kegiatan ini juga sekaligus bentuk kepedulian management dan screning awal dalam upaya monitoring kesehatan para petugas.

“Hal ini menunjukan keseriusan serta komitmen kami dalam menjaga keselamatan pengunjung dari ancaman covid-19.

Terlebih, wisata yang dikelola KBM Ecotourism semua sudah diaudit dan telah mendapat sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety and Environment) dari Kemenparekraf dengan hasil memuaskan. Sehingga, berhasil meraih predikat Indonesia Care,” jelasnya.

Agus menyebutkan adapun tim medis yang terlibat dalam pemeriksaan rapid test di Cikole Jayagiri Resort terdiri dari 2 orang perawat yakni perawat Elia Parliana dan Thika Permatasari serta 1 orang dokter yakni Dokter Yulbrin dengan jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan sebanyak 37 orang. Hasilnya, semua peserta dinyatakan negatif covid-19.

Sementara pemeriksaan di Patuha Resort melibatkan tenaga media yang terdiri dari 4 perawat dengan 1 dokter yakni Dokter Hendra Subroto.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan tersebut sebanyak 30 orang. Hasilnya, para peserta dinyatakan negatif covid-19.

Sementara itu, mewakili karyawan yang mengikuti pemeriksaan tersebut, Lilis Rumilah mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada manajemen atas keseriusannya dalam memperhatikan kesehatan karyawan, khususnya di cluster Cikole.

“Kami  mengucapkan terimakasih atas terlaksananya pemeriksaan rapid test yang akan  dilaksanakan secara rutin ini, dimana kami sebagai karyawan merasa diperhatikan dan diproteksi oleh manajemen dari bahaya covid 19, dengan kegiatan ini kami yakin kami bisa tetap melayani pengunjung dengan sehat dan prima,” paparnya. (jar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *