Pemkot Cimahi Terima Laporan Puluhan Kasus Penelantaran Anak

penelantaran anak cimahi
Ilustrasi kekerasan pada anak. (Foto: Pixabay)

HALOJABAR.COM – Hingga Juli 2024, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi telah menerima puluhan laporan kasus tindakan kekerasan dan penelantaran terhadap anak.

Kasus paling dominan adalah tindak kekerasan dan penelantaran pada anak di bawah umur. “Jumlah laporan ada 28 kasus hingga Juli ini dan sudah diproses untuk pemulihan pada korbannya,” kata Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, Kamis 11 Juli 2024.

Fitriani menyebutkan, setiap ada laporan yang masuk pihaknya langsung menindaklanjuti dengan memberikan konseling. Sampai termasuk pendampingan ke ranah hukum jika diperlukan.

Namun dari total 28 laporan yang masuk dan ditindaklanjuti, sejauh ini tidak ada yang sampai ke ranah hukum. Di antara kasus tersebut ada salah satu kasus pelecehan yang melibatkan penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Tekan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Pemkot Cimahi Rangkul Kader Posyandu

Selain itu, pihaknya pun menyoroti pelaku kekerasan yang kerap kali dilakukan orang terdekat. Bahkan, tak jarang juga dilakukan orang asing. Seperti dari penjual bakso, penjual mainan anak yang di sekolah, dan yang lainnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Cimahi ketika melihat ataupun mengalami kekerasan, bisa langsung menghubungi call center P2TP2A di nomor 082143122244,” sebutnya

Sebagai upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, pihaknya gencar sosialisasi kepada anak-anak terkait bentuk-bentuk kekerasan.

“Yang kadang anak tidak tahu dan bisa membedakan adalah bentuk kekerasan atau pelecehan secara verbal atau nonverbal, makanya diberikan sosialisasi,” sebutnya.

BACA JUGA: Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terhadap Anak di KBB Terus Naik, Tahun 2023 Ada 58 Kasus

Sosialisasi tersebut dilakukan mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Saat melakukan itu bekerjanya dengan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan Forum Partisipasi Perempuan Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak.

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari HaloJabar di Google News