Populasi Harimau Sumatera di TNKS Meningkat, Kini Lebih dari 150 Ekor

Harimau Sumetara TNKS
Ilustrasi - harimau. (Unsplash)

HALOJABAR.COM – Jumlah harimau Sumatera yang terancam punah di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kini diperkirakan melebihi 150 ekor.

Menurut pengelola TNKS, angka ini menunjukkan tren yang positif. TNKS sendiri memiliki luas 1.389.509,87 hektare dan meliputi empat provinsi, yaitu Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, dan Sumatera Barat.

“Populasi Harimau Sumatera di TNKS cukup baik, tersebar di Jambi, Sumsel, Bengkulu, dan Sumbar, dengan perkiraan jumlah antara 150 hingga 180 ekor,” kata Kepala Bidang Pengelolaan TNKS Wilayah III Bengkulu-Sumatera Selatan, M Mahfud, dilaporkan oleh Antara pada Minggu 7 Juli 2024.

BACA JUGA: Aden, Akim, dan Anara, Bayi Harimau Benggala yang Jadi Keluarga Baru Lembang Park and Zoo

Mahfud menjelaskan bahwa estimasi jumlah harimau sumatera ini diperoleh melalui berbagai metode seperti penggunaan kamera jebak serta identifikasi jejak, kotoran, dan cakaran.

“Metode yang paling akurat sejauh ini adalah kamera jebak. Dengan kamera jebak, kita bisa mengidentifikasi jenis kelamin harimau dan memberikan nama,” ujar Mahfud.

Mahfud tidak merinci jumlah harimau sumatera yang ada di Bengkulu untuk melindungi satwa ini dari perburuan. Harimau sumatera sering terlihat di Kabupaten Lebong, seperti di Rimbo Pengadang, Ladang Palembang, Ketenong, dan Bukit Resam. Mereka juga terlihat di wilayah Kabupaten Mukomuko.

BACA JUGA: Viral Penampakan Macan Tutul Remaja di Gunung Ciremai: Tertangkap Kamera Trap

Mahfud menyebutkan bahwa harimau di wilayah Kabupaten Rejang Lebong masih ada, tetapi jarang turun dan biasanya hanya terlihat saat melintasi ke arah Kabupaten Lebong.

“Mereka jarang sekali masuk ke pemukiman, yang berarti satwa mangsanya masih cukup. Oleh karena itu, kami memiliki program pemulihan ekosistem agar ekosistem di TNKS tetap berfungsi. Dengan demikian, satwa-satwa seperti burung, babi, rusa, dan predator lainnya dapat tetap bertahan,” jelas Mahfud.

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari HaloJabar di Google News