“bjb

Ramai Beredar 2 SK Pj Kepala Daerah Jawa Barat, Bey Machmudin: Kami Hanya Menerima Satu Surat dan Sudah dengan SK

Pj kepala daerah
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diketahui telah menetapkan 6 nama yang ditunjuk menjadi Pj kepala daerah di Jawa Barat.

HALOJABAR.COM– Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diketahui telah menetapkan 6 nama yang ditunjuk menjadi Pj kepala daerah di Jawa Barat. Keenamnya dipilih berdasarkan pertimbangan Kemendagri yang sebelumnya telah diusulkan baik oleh DPRD kabupaten/kota maupun oleh Pemprov Jabar.

Adapun keenam pejabat tersebut yaitu Bambang Tirtoyuliono sebagai Pj Walkot Bandung, Gani Muhammad sebagai Pj Wali Kota Bekasi, Kusmana Hartadji sebagai Pj Wali Kota Sukabumi, Arsan Latif sebagai Pj Bupati Kabupaten Bandung Barat, Herman Suryatman sebagai Pj Bupati Sumedang, dan Benny Irwan sebagai Pj Bupati Purwakarta.

Sementara itu Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Mahmudin mengomentari terkait beredarnya perbedaan 2 SK pengangkatan penjabat kepala daerah di Jawa Barat yang sudah ditetapkan Kemendagri tersebut.

BACA JUGAPj Gubernur Jabar Bey Machmudin Optimistis Kereta Cepat Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bey menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar hanya menerima satu SK penetapan dari Kemendagri. Dan hasil tersebut sudah final untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah di 6 kabupaten/kota di Jabar.

“Kami hanya menerima satu surat dan itu sudah dengan SK-nya,” ujar Bey Machmudin usai rapat di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 18 September 2023.

Adapun keputusan keenam penjabat yang sudah ditunjuk Kemendagri Bey menegaskan tidak akan berubah. Selain itu ia juga mengungkapkan tanggal penetapan keenam Penjabat yang akan dilantik.

“Nanti hari Rabu akan dilakukan pelantikan (ke-6 Pj kepala daerah di Jabar),” jelasnya.

Lalu 2 salinan surat berisi pengangkatan penjabat (Pj) kepala daerah di Jawa Barat sebelumnya sudah beredar di media sosial (medsos).

Dalam dua surat tersebut, terdapat perbedaan posisi jabatan Pj yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Adapun yang menjadi persoalan adalah kedua surat yang beredar itu ada perbedaan nama. Khususnya Pj Walkot Sukabumi dan Pj Bupati Purwakarta.

BACA JUGASoal Pj Bupati/Wali Kota di 6 Daerah, Pemprov Jabar Berpegangan pada SK Mendagri

Terlihat surat tertanggal 11 September 2023 dan ditandatangani serta dicap basah Plh Sekretaris Dirjen Otda Suryawan Hidayat.

Di antaranya, Dida Sembada yang ditetapkan menjadi Pj Walkot Sukabumi dan M Taufiq Budi Santoso menjadi Pj Bupati Purwakarta. Namun pada surat kedua, Kusmana Hartadji ditunjuk jadi Pj Walkot Sukabumi dan Benni Irwan jadi Pj Bupati Purwakarta.

Lalu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jabar Dedi Supandi memastikan, Pemprov Jabar hanya akan menindaklanjuti keputusan dari Kemendagri ini.

Di luar surat keputusan itu, ia menegaskan pihaknya tidak akan menindaklanjuti karena Pemprov hanya menerima surat resmi dari Kemendagri.

“Kami Pemerintah Provinsi (Jabar) berpegangan kepada surat Keputusan Menteri Dalam Negeri yang diterima,” Jelas Dedi Supandi.***

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari HaloJabar di Google News