Usai Lebaran, Warga Diminta Tak Ajak Merantau Kerabat yang Belum Miliki Pekerjaan

Pilwalkot Cimahi 2024
Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi. (Adi Haryanto/HALOJABAR)

HALOJABAR.COM- Warga Kota Cimahi yang akan mudik ke kampung halamannya saat momen lebaran, diminta untuk tidak membawa saudara atau kerabatnya usai mudik ke Kota Cimahi jika belum memiliki pekerjaan yang jelas.

Hal tersebut untuk menghindari terjadinya penumpukkan pengangguran atau pencari kerja baru di Kota Cimahi. Mengingat luas Kota Cimahi tidak terlalu besar sehingga bisa semakin menambah kepadatan penduduk dari para pendatang baru.

Baca Juga: Bey Machmudin Berbagi Pengalaman Merantau kepada Peserta Edu Passion

“Kalau nanti ada kerabat atau saudara yang dibawa ke Cimahi usai mudik lebaran untuk merantau, sebaiknya dipastikan harus memiliki pekerjaan yang sudah jelas,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi, Sabtu 6 April 2024.

Berdasarkan perkiraan, masyarakat Kota Cimahi diprediksi akan melakukan mobilisasi pulang ke kampung halamannya pada momen libur lebaran tahun 2024/1445 H, hingga setengah populasi warganya.

Sebab warga Cimahi kebanyakan adalah kaum urban dan berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II tahun 2023, penduduk Kota Cimahi mencapai sebanyak 575.519 jiwa.

“Jumlah penduduk Kota Cimahi berdasarkan DKB Semester II tahun 2023 mencapai 575.519 jiwa. Hitungan kami sekitar 50 persennya akan melakukan mudik lebaran,” sebut Dicky.

Menurutnya, mayoritas pemudik asal Kota Cimahi akan mudik ke berbagai wilayah di Priangan Timur. Antara lain Garut, Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran dan sebagainya. Selain itu ada juga yang mudik ke berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Pihaknya mengimbau pemudik asal Kota Cimahi menggunakan kendaraan umum atau transportasi massal untuk pulang kampung untuk meminimalisir kecelakaan di jalan. Serta meminta agar mempersiapkan diri dengan matang, khususnya yang akan menggunakan kendaraan pribadi.

Guna melayani arus mudik tahun ini, lanjut Dicky, Pemkot Cimahi akan melakukan pengamanan bersama TNI dan Polri. Mulai dari menyiapkan personel Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga petugas kesehatan.

Baca Juga: Memiliki Anak yang Merantau, Begini Tips Mengatasi Rasa Kangen yang Bisa Anda Lakukan

Mereka bakal bertugas selama 24 jam secara bergiliran di pos pengamanan dan pelayanan yang sudah disiapkan di sejumlah titik di Kota Cimahi. Seperti di Alun-alun Kota Cimahi, Rest Area KM 125 dan Kebon Kopi.

“Ada juga petugas Dinas Kesehatan dan nomor kontak darurat yang stand by di pos terpadu untuk melayani pemudik,” pungkasnya.***

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari HaloJabar di Google News